Lingkungan Kerja - Pengertian, Jenis, Dan Dimensi - UTAMA RIZKY

Blog Yang Ditujukan Untuk Berbagi Informasi dan Ilmu Pengetahuan

Tuesday, November 10, 2020

Lingkungan Kerja - Pengertian, Jenis, Dan Dimensi

Lingkungan Kerja



Hai, Sahabat. . Hari Ini, saya akan membahas tentang Pengertian, Jenis-Jenis, dan Dimensi Lingkungan Kerja.




Daftar isi
  1. Pengertian Lingkungan Kerja
  2. Jenis-Jenis Lingkungan Kerja


Pengertian Lingkungan Kerja


Definisi atau pengertian lingkungan kerja adalah sesuatu yang ada disekitar para pekerja dan yang mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan. Selain itu, Definisi atau pengertian lingkungan kerja adalah keseluruhan alat perkakas dan bahan yang dihadapi, lingkungan sekitarnya dimana seseorang bekerja, metode kerjanya, serta pengaturan kerjanya baik sebagai perseorangan maupun sebagai kelompok.



Berdasarkan definisi lingkungan kerja tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar para karyawan pada saat bekerja baik fisik maupun non fisik yang dapat mempengaruhi karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan. Lingkungan kerja yang kondusif akan memberikan rasa aman dan nyaman sehingga memungkinkan karyawan untuk dapat bekerja secara optimal.



Jenis-Jenis Lingkungan Kerja


Secara garis besar, jenis lingkungan kerja terbagi menjadi 2 yaitu :



Lingkungan kerja fisik


Lingkungan kerja fisik adalah salah satu macam atau jenis lingkungan kerja yang merupakan semua keadaan yang berbentuk fisik yang terdapat disekitar tempat kerja yang dapat mempengaruhi karyawan baik secara langsung maupun tidak langsung.



Dimensi Lingkungan Kerja Fisik


Jenis lingkungan kerja ini (lingkungan kerja fisik) memiliki beberapa dimensi, antara lain:


  1. Warna
  2. Warna merupakan dimensi lingkungan kerja fisik yang dapat berpengaruh terhadap karyawan di dalam melaksanakan pekerjaan, akan tetapi banyak perusahaan yang kurang memperhatikan dimensi lingkungan kerja fisik (warna) ini. Dengan demikian, pengaturan warna hendaknya memberi manfaat, sehingga dapat meningkatkan semangat kerja karyawan. Pewarnaan pada dinding ruang kerja hendaknya mempergunakan warna yang lembut.



  3. Penerangan
  4. Penerangan dalam ruang kerja karyawan merupakan dimensi lingkungan kerja fisik yang memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan semangat karyawan sehingga mereka akan menunjukkan hasil kerja yang baik, yang berarti bahwa penerangan tempat kerja yang cukup sangat membantu berhasilnya kegiatan-kegiatan operasional organisasi.



  5. Udara
  6. Udara merupakan salah satu lingkungan kerja fisik yang penting yang akan berpengaruh pada kinerja karyawan. Di dalam ruangan kerja karywan dibutuhkan udara yang cukup, dimana dengan adanya pertukaran udara yang cukup, akan menyebabkan kesegaran fisik dari karyawan tersebut. Suhu udara yang terlalu panas akan menurunkan semangat kerja karyawan di dalam melaksanakan pekerjaan.



  7. Suara bising
  8. Suara merupakan dimensi lingkungan kerja fisik yang bisa sangat berpengaruh para karyawan ketika bekerja. Suara bising ketika bekerja dapat merusak konsentrasi kerja karyawan sehingga kinerja karyawan bisa menjadi tidak optimal. Oleh karena itu, setiap organisasi harus selalu berusaha untuk menghilangkan suara bising tersebut atau paling tidak menekannya untuk memperkecil suara bising tersebut. Kemampuan organisasi di dalam menyediakan dana untuk keperluan pengendalian suara bising tersebut, juga merupakan salah satu faktor yang menentukan pilihan cara pengendalian suara bising dalam suatu organisasi.



  9. Ruang Gerak
  10. Dalam suatu organisasi, sebaiknya karyawan yang bekerja mendapat tempat yang cukup untuk melaksanakan pekerjaan atau tugas. Luas ruangan merupakan dimensi lingkungan kerja fisik yang penting yang dapat berpengaruh pada kinerja karyawan karena karyawan tidak mungkin bekerja dengan tenang dan maksimal jika tempat yang tersedia tidak dapat memberikan kenyamanan. Dengan demikian, ruang gerak untuk tempat kerja karyawan bekerja seharusnya direncanakan terlebih dahulu agar para karyawan tidak terganggu di dalam melaksanakan pekerjaan.



  11. Keamanan
  12. Rasa aman bagi karyawan merupakan dimensi lingkungan kerja fisik yang sangat berpengaruh terhadap semangat kerja dan kinerja karyawan. Dalam dimensi lingkungan kerja fisik ini, yang dimaksud dengan keamanan yaitu keamanan yang dapat dimasukkan ke dalam lingkungan kerja fisik, misalnya keamanan konstruksi gedung. Jika di tempat kerja tidak aman, maka karyawan tersebut akan menjadi gelisah dan tidak bisa berkonsentrasi dengan pekerjaannya serta semangat kerja karyawan tersebut akan mengalami penurunan. Oleh karena itu, sebaiknya suatu organisasi terus memperhatikan dimensi lingkungan kerja fisik ini (keamanan).



  13. Kebersihan
  14. Kebersihan merupakan dimensi lingkungan kerja fisik yang penting karena lingkungan kerja yang bersih akan menciptakan keadaan di sekitarnya menjadi sehat. Oleh karena itu, setiap organisasi hendaknya selalu memperhatikan diimensi lingkungan kerja fisik ini (kebersihan lingkungan kerja). Dengan adanya lingkungan yang bersih karyawan akan merasa sengang dan kinerja karyawan akan meningkat.




Lingkungan Kerja Non Fisik


Lingkungan kerja non fisik adalah salah satu macam atau jenis lingkungan kerja yang merupakan semua keadaan yang terjadi yang berkaitan dengan hubungan kerja baik hubungan dengan atasan maupun hubungan sesama rekan kerja, ataupun hubungan dengan bawahan.



Dimensi Lingkungan Kerja Non Fisik


Ada enam dimensi lingkungan kerja non fisik yang bisa mempengaruhi perilaku karyawan, yaitu :


  1. Struktur kerja. Adalah dimensi lingkungan kerja non fisik yang merupakan sejauh mana pekerjaan yang diberikan kepadanya memiliki struktur kerja dan organisasi yang baik.

  2. Tanggung jawab kerja. Adalah dimensi lingkungan kerja non fisik yang merupakan sejauh mana pekerja merasakan bahwa pekerjaan itu tanggung jawab mereka serta bertanggung jawab atas pekerjaan mereka.

  3. Perhatian dan dukungan pemimpin. Adalah dimensi lingkungan kerja non fisik yang merupakan sejauh mana karyawan merasakan bahwa pimpinan sering memberikan pengarahan, keyakinan, perhatian, serta menghargai mereka.

  4. Kerjasama antar kelompok. Adalah dimensi lingkungan kerja non fisik yang merupakan sejauh mana karyawan merasakan ada kerjasama yang baik di antara kelomppk kerja yang ada.

  5. Kelancaran komunikasi. Adalah dimensi lingkungan kerja non fisik yang merupakan sejauh mana karyawan merasakan adanya komunikasi yang baik, terbuka, dan lancar baik antara teman kerja ataupun dengan pimpinan.

  6. Budaya organisasi. Adalah dimensi lingkungan kerja non fisik yang merupakan sejumlah pemahaman penting seperti norma, nilai, sikap, dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh anggota organisasi.



Demikianlah penjelasan tentang Pengertian, Jenis-Jenis, dan Dimensi Lingkungan Kerja.




Lihat juga


Semoga bermanfaat. .


No comments:

Post a Comment

Tulis Komentar Di Sini